Catat!! Berikut Batas Waktu Pembayaran BPJS Kesehatan. Jangan Sampai Telat.

By | Agustus 27, 2021

Mungkin masih ada yang belum mengetahui, kapan batas waktu pembayaran BPJS Kesehatan setiap bulan nya, baik untuk peserta mandiri maupun peserta dari perusahaan. Pada kesempatan ini, admin akan mengulas kapan batas waktu pembayaran BPJS Kesehatan agar Anda tidak terlambat dalam melakukan pembayaran iuran setiap bulannya.

batas waktu pembayaran bpjs kesehatan

Sebab, jika telat sampai sekian hari sesuai yang telah di tentukan oleh BPJS Kesehatan, maka dapat menyebabkan kepesertaan BPJS Kesehatan Anda akan di nonaktifkan.

Batas Waktu Pembayaran BPJS Kesehatan.

Dilansir dari web site resmi BPJS Kesehatan tentang iuran BPJS Kesehatan, untuk batas waktu pembayaran BPJS Kesehatan adalah tanggal 10 setiap bulan. Apabila iuran tidak di bayarkan hingga batas waktu yang di tentukan, kemungkinan besar kepesertaan akan di nonaktifkan sampai dilakukan pembayaran kembali.

Denda di kenakan apabila dalam waktu 45 (empat puluh lima) hari sejak status kepesertaan di aktifkan kembali, peserta yang bersangkutan memperoleh pelayanan kesehatan rawat inap. Berdasarkan Perpres No. 64 Tahun 2020, besaran denda pelayanan sebesar 5% (lima persen) dari biaya diagnosa awal pelayanan kesehatan rawat inap di kalikan dengan jumlah bulan tertunggak dengan ketentuan: :

1. Jumlah bulan tertunggak paling banyak 12 (dua belas) bulan.
2. Besaran denda paling tinggi Rp30.000.000,00 (tiga puluh juta rupiah).
3. Bagi Peserta PPU pembayaran denda pelayanan ditanggung oleh pemberi kerja.

Apakah terlambat bayar BPJS kena denda?

Seperti yang di jelaskan diatas, bahwa tidak ada denda keterlambatan pembayaran iuran terhitung mulai tanggal 1 Juli 2016. Hanya saja, denda di kenakan apabila dalam waktu 45 (empat puluh lima) hari sejak status kepesertaan di aktifkan kembali, peserta yang bersangkutan memperoleh pelayanan kesehatan rawat inap.

Baca Juga :   Call Center BPJS Kesehatan Karangasem 24 Jam

Berapa Denda Telat Bayar BPJS Kesehatan?

Adapun besaran denda akibat telat bayar BPJS Kesehatan adalah denda pelayanan sebesar 2,5% dari biaya diagnosa awal pelayanan kesehatan rawat inap dikalikan dengan jumlah bulan tertunggak dengan ketentuan: Jumlah bulan tertunggak paling banyak 12 bulan. Besaran denda paling tinggi Rp 30 juta.

Bagaimana cara membayar denda BPJS Kesehatan?

Nah, lalu bagaimana cara membayar denda BPJS Kesehatan akibat terlambat melakukan pembayaran iuran agar kepesertaan kembali dapat di aktifkan. Berikut beberapa cara untuk membayar denda BPJS Kesehatan.

1. Bayar melalui aplikasi Mobile JKN
2. Gunakan Aplikasi pendaftaran bagi peserta PPU ( Edabu)
3. Silahkan hubungi call center BPJS Kesehatan untuk mendapatkan arahan.
4. Kunjungi kantor BPJS Kesehatan terdekat untuk melakukan pembayarn denda.

Untuk pembayaran denda dapat diangsur maupun langsung di lunasi. Apabila pada perhitungan lanjutan di temui adanya kelebihan pembayaran yang Anda lakukan, kelebihan itu akan langsung di masukkan sebagai pembayaran iuran BPJS Kesehatan untuk bulan-bulan berikutnya.